Home ยป Pose Di Sebelah Spanduk Tolak TPST, Perempuan Ini Bikin Salfok Netizen
Featured Femele Global News Indonesia News Wanita

Pose Di Sebelah Spanduk Tolak TPST, Perempuan Ini Bikin Salfok Netizen

Badung – Kehadiran figur perempuan cantik di media sosial (medsos) kerap menarik perhatian, termasuk perempuan yang berpose di spanduk ini. Sosok wanita ini mendadak disorot netizen karena berpose di samping spanduk penolakan.
Sebelumnya, ramai kabar warga Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali, menolak pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di sana. Penolakan tersebut ditandai dengan pemasangan spanduk.

Foto-foto spanduk penolakan TPST itu lantas beredar di media sosial pada Jumat (15/12/2023). Bukannya fokus pada konten spanduk, warganet justru salah fokus atau salfok dengan hadirnya perempuan muda sedang berpose dua jari di samping spanduk itu.

Diketahui, sosok perempuan muda ini bernama Ni Putu Nita. Dia adalah warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi rencana TPST, sekitar 50 meter.

Nita sehari-hari berjualan makanan di kampung. Ia membuka warung makan yang diberi nama Warung Jemeng Mesari sejak enam tahun lalu. Konon tempat usahanya selalu ramai didatangi warga sekitar Desa Sangeh hingga pelancong lokal.

Soal fotonya yang viral, Nita mengaku kaget dan merasa geli melihat dirinya yang kini dilihat banyak orang. Meski begitu, dia tidak terlalu mempersoalkan.

“Saya tahu foto itu setelah dikabari teman. Katanya ‘kok ada foto kamu (menunjuk Nita) di medsos? Saya jawab biarkan saja,” tutur Nita dikonfirmasi detikBali, Sabtu petang (16/12/2023).

Nita mengaku berpose di sebelah spanduk itu cuma karena iseng. Karena itu, ia cuma pakai kaus dan celana kain agak ketat.

Kala itu dia sedang buang sampah ke lokasi TPS dan melihat spanduk sudah terpasang. Nita tidak mau ketinggalan momen karena penolakan TPST sedang ramai dibahas.

“Ya sudah saya foto aja di samping itu (spanduk). Cuma foto biasa iseng-iseng gitu. Tapi saya nggak tahu tuh siapa yang upload. Saya cuma kirim (tampilkan) di story WhatsApp, entah siapa yang SC (screenshot), malah lari (diunggah) di Instagram,” beber pemilik akun IG aneythaa ini.

Foto itu kemudian mendapat respons beragam di kolom komentar Instagram. Seperti pada unggahan akun Info Badung, yang sebelumnya diawali akun Jurnalis Rakyat. Nita juga ikut berkomentar di postingan itu. “Sudah terlanjur, sekalian aja promosi,” sentilnya.

Usianya masih 27 tahun. Ibu dua anak ini cekatan dalam mengurus rumah tangga sambil mengelola usaha kuliner. Kata Nita, salah satu menu andalan warung adalah tipat cantok, yakni olahan ketupat dan aneka sayur dicampur bumbu kacang pedas.

“Saya jualan sendiri, bikin dan siapkan sendiri. Memang orang ke Sangeh yang paling banyak dicari memang tipat cantok. Saya juga jual rujak, rujak bulung (olahan rumput laut) cuma gak sebanyak tipat,” katanya.

Nita terbilang jago meracik bumbu, sehingga konon warungnya tak pernah sepi. Dia mulai berjualan sejak pagi hingga sore tiap harinya. Perempuan asal Perean, Tabanan, ini juga punya paras cantik yang mungkin saja bisa bikin pengunjung betah berlama-lama.

“Banyak atau sedikit dapat jualan, yang penting senyum, bersyukur. Saya fokus jualan aja di rumah. Sekaligus urus suami, anak, rumah, mebraya (gotong royong adat desa),” pungkas Nita.

Sumber: Detik

Translate