Home » Kepedulian Lingkungan Dari Timur Jakarta, Memilah Sampah Ala KBA Kebon Pala
Environment Featured Global News Indonesia News

Kepedulian Lingkungan Dari Timur Jakarta, Memilah Sampah Ala KBA Kebon Pala


Jakarta – Sebuah lahan seluas kira-kira 80m2 terletak di RW 01, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, DKI Jakarta. Di area ini terdapat bangunan kecil di bagian depan, bank sampah, dan berbagai jenis tanaman.

Salah satu tanaman yang dapat ditemui adalah ciplukan (Physalis angulata L.). Buah dan daun ciplukan mengandung beragam senyawa penting seperti saponin, flavonoid, polifenol, fisalin, asam malat, alkaloid, tanin, kriptosantin, dan vitamin C, yang memiliki manfaat untuk kesehatan. Di dalam buah ciplukan juga terdapat asam oleat dan linoleat yang terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Ada pula bunga telang (Clitoria ternatea) yang memiliki manfaat khusus untuk kesehatan mata. Caranya adalah dengan mencampur lima bunga telang ke dalam 50ml air, menghasilkan air berwarna biru kental yang kemudian disaring untuk digunakan sebagai obat tetes mata. Lahan ini memiliki peran sebagai apotek hidup atau tanaman obat keluarga (TOGA) di tengah kota. Selain ciplukan dan bunga telang, tanaman lain yang ada di sini termasuk kemangi, kelor, serai, ginseng, kumis kucing, dan handeleum.

Di samping tanaman obat, ada juga tanaman konsumsi sehari-hari seperti sayuran, umbi, dan rempah. Semua tanaman ini merupakan hasil dari program Kampung Berseri Astra (KBA) Kebon Pala dalam bidang lingkungan hidup di RW 01. Sebelumnya, RW 01 Kebon Pala telah memiliki Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kebon Pala Berseri dengan luas 1.100m2 yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta pada 28 Januari 2016.

Kemudian, RW 01 terpilih sebagai kampung binaan Astra, yang merupakan bagian dari program corporate social responsibility (CSR) PT Astra Internasional Tbk. Program KBA ini mencakup empat pilar utama, yaitu lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan kewirausahaan. Salah satu kegiatan kewirausahaan yang dilakukan adalah pemilahan sampah organik dan anorganik di bank sampah, serta penjualan produk-produk seperti kerajinan dari bahan-bahan bekas dan sayuran seperti bayam kepada warga sekitar.

Melalui program empat pilar KBA ini, diharapkan warga menjadi lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan di sekitarnya. Program ini juga berkelanjutan, dengan bantuan dari Astra dan LSM (lembaga swadaya masyarakat) di bidang lingkungan hidup, serta komitmen warga untuk menjadi pelopor dalam berbagai bidang seperti lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Dengan adanya KBA, diharapkan akan semakin banyak kampung perkotaan yang menerapkan urban farming dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup. KBA menjadi ikon kebanggaan bagi masyarakat, dan dengan kesabaran, akan ditemukan individu yang peduli dan berkontribusi pada program-program ini demi kebaikan bersama.

Sumber: Viva

Translate