Home » Tersiksanya Wanita Zaman Dulu, Gunakan Kosmetik Berbahan Timbal hingga Arsenik
Budaya Fashion Indonesia Nusantara Perempuan

Tersiksanya Wanita Zaman Dulu, Gunakan Kosmetik Berbahan Timbal hingga Arsenik


Perkembangan dunia kosmetik di era terkini sudah menjamur di seluruh dunia. Namun faktanya, hal ini tidak bisa melupakan sejarah kosmetik dalam peradaban manusia. 

Kosmetik zaman dulu sangat menyiksa digunakan oleh para wanita. Pasalnya bahan pembuat kosmetik terbuat dari timbal hingga arsenik, yang amat berbahaya bagi kulit manusia. 

Dikutip dari History of Yesterday, timbal banyak ditemukan menjadi penyebab wanita masa kuno meninggal dunia lantaran penyakit kulit

Salah satu produk paling umum yang mengandung timbal adalah alas bedak pemutih. Wanita zaman kuno banyak mengandalkan produk tersebut lantaran kulit pucat dipandang memiliki status yang lebih tinggi daripada wanita lain.

Jika seorang wanita berkulit pucat, itu menandakan bahwa dia cukup kaya untuk tinggal di dalam rumah sepanjang hari, sementara para pelayannya pergi bekerja untuknya. 

Lain cerita dengan arsenik, beberapa produk rias kuno juga mengandung zat demikian. Seperti timbal putih, arsenik digunakan dalam krim wajah selama era Victoria dan pasca-Perang Saudara, untuk memberikan warna kulit putih pucat pada wanita.

Arsenik juga dimasukkan ke dalam wafer kecil yang dijual untuk dikonsumsi. Wafer ini diiklankan sebagai “wafer kulit arsenik” dan diklaim dapat menghilangkan jerawat dan noda lainnya untuk wajah yang bersih. 

Mereka yang memiliki banyak noda seringkali cepat sakit karena makan terlalu banyak wafer, mengakibatkan muntah, diare, sakit perut, dan akhirnya meninggal.

Sumber : Indozone

Translate